PELATIHAN CYBER LINTAS IMAN 2019

Halo teman teman muda dari segala penjuru, Team Cyber Garuda akan mengadakan Pelatihan Cyber Lintas Iman 2019 dengan tema "Identitas dalam Dunia Digital." Jadi buat kalian kalian yang berminat mengikuti pelatihan tersebut bisa langsung klik pendaftaran pelatihan ini yaa. PELAKSANAAN Tanggal : Jumat-Minggu, 19-21 Juli 2019 Tempat : Wisma Duta Wacana , Jl. Kaliurang km 23, Pakem, Sleman, DIY SYARAT Usia 18-23 tahunBebas domisiliAktif di sosial mediaLintas agama PENDAFTARANIsi formulir pendaftaran di atas atau klik di sini.Batas Pendaftaran 17 Juni - 7 Juli 2019Kontribusi Rp. 100.000,00Info Pendaftaran : Severa AryasWhatsapp : 08985369550Id Line :...

Kursus Penggerak Lingkungan Hidup LAUDATO SI 2019

Komisi Keadilan, Perdamaian, dan Keutuhan Ciptaan Keuskupan Agung Semarang Pada tanggal 15 Juni 2019 yang lalu, Bapa Suci Paus Fransiskus menyatakan bahwa kita semua sudah ada dalam darurat iklim.[1] Kita sudah melewati titik balik untuk mencegah pemanasan global. Yang bisa kita lakukan adalah bersama sekuat-kuatnya agar kerusakan bumi bisa diperlambat. Bapa Suci juga berjanji pada komunitas internasional bahwa Gereja Katolik dengan 1,2 milyar pengikutnya akan berusaha sekuat mungkin menghambat perubahan iklim. Seruan ini makin menguatkan ensiklik beliau Laudato Si di tahun 2015. Menanggapi janji dan seruan Bapa Suci tersebut, kami Komisi Keadilan, Perdamaian, dan Keutuhan Ciptaan Keuskupan Agung Semarang mengundang Anda semua untuk terlibat menjadi pengawal dan pejuang lingkungan hidup melalui Kursus Penggerak Lingkungan Hidup Laudato...

Membangun gerak paralegal umat : Pelatihan Paralegal KKPKC Kevikepan Surakarta

Perlahan, satu demi satu para peserta memasuki arena bergaya sesuai dengan peran dan mengambil posisi yang mereka mainkan : mereka yang berperan sebagai pelacur melangkah genit namun segera mengambil tempat jauh di belakang, seakan menyembunyikan diri dari publik; mereka yang berperan sebagai presiden melangkah gagah dan berdiri di depan; seorang petani pura-pura membawa cangkul, memasuki ruangan dari pinggiran untuk kemudian duduk lesehan di sudut panggung. Sore itu, tigapuluhan peserta bermain peran sesuai dengan profesi yang secara acak mereka dapatkan. Tentu saja, semua bergerak sesuai stereotype yang jauh tertanam di bawah sadar mereka. Tentu saja, sebagian dari mereka canggung dan kaku menjalankan perannya, namun perlahan begitu mereka berhasil menemukan dan ‘menghuni’ stereotype mereka atas profesi yang mereka dapatkan, mereka...

Live-In dan Rekoleksi KKP-PMP Regio Jawa, 21-25 Oktober 2019

https://www.youtube.com/watch?v=vumr_8Z5aro Temu KKP-PMP Regio Jawa di Stasi Gabus dan Desa Wukirsari, Pati, Jawa Tengah Sore itu, Kapel St. Maria Anunciata Gabus, sekitar12 km dari Pati nampak begitu ramai. Suara kentongan ditabuh bertalu-talu terdengar dari pelataran Gereja sederhana itu. Paduan suara umat nampak menyanyi dengan penuh semangat menyambut kami yang dibantu petugas polsek menyeberangi jalan Tlogo Ayu-Gabus. Sekitar 50 umat stasi secara khusus berkumpul dan menyambut  para Romo, Bruder, Suster, dan awam pegiat komisi keadilan perdamaian-pastoral migran dan perantau dari berbagai keuskupan dan kongregasi se-Regio Jawa. Kami, yang terbiasa berkumpul dengan santai dan sederhana ini, tiba-tiba merasa menjadi “raja”. Setelah perjalanan panjang dari berbagai kota di Jawa (karena hampir semua rombongan membawa mobil dari kota...

Gaungkan Surat Gembala, KKPKC KAS Adakan Diskusi Penanggulangan dan Pemanfaatan Sampah Plastik

Menurut riset data dari Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup, jumlah sampah di Indonesia pada tahun 2019 mencapai 68 juta ton dan diantaranya 9,52 juta ton sampah plastik. Menjadi bentuk keprihatinan bagi kita sendiri ketika plastik mempunyai banyak manfaat, tetapi sampah dari plastik itu sendiri sudah tidak dapat ditolerir lagi. Mgr. Robertus Rubiyatmoko selaku Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang dalam Surat Gembala Pra Paskah 2019 mengajak umat untuk melindungi tanah dari sampah plastik. Dalam Surat Gembala tersebut, Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang ini yang akrab dipanggil Mgr. Rubi menyatakan “Gerakan berbagi berkat senantiasa dapat kita lakukan tidak hanya kepada sesama manusia, namun juga kepada alam lingkungan. Hal ini dapat kita wujudkan, misalnya dengan ngopèni (merawat) dan melindungi...

Menjadi penggerak, mencari Pancasila

Dari pelatihan Penggerak Pancasila KKPKC KAS, 22-26 Juli 2019 “Kami belum pernah mendengar kIsah di balik lahirnya Pancasila yang sehidup itu. Kami hanya diajarkan oleh para guru sekolah kami bahwa ada beberapa versi Pancasila seperti Yamin, Sukarno, Supomo, dan lain-lain,” Kata salah satu peserta mengomentari paparan tentang Sejarah Pancasila yang disampaikan oleh Dr. Heri Santoso, tenaga ahli di Pusat Studi Pancasila.  Usia peserta yang semuanya milenial, nampaknya belum cukup menjarakkan mereka dari konseptualisasi Pancasila era Orde Baru. Orde Baru memang memiliki mesin ideologisasi yang sangat terstruktur, massif, dan sistematis jauh lebih kuat dari UKP PIP dan BPIP di saat ini. Tak heran warisan konsepsi sepihak mereka tentang Pancasila, masih sangat tertanam di negeri ini. Dan persis pendekatan...

Pelatihan Penggerak Pancasila

Pancasila yang kita hidupi dan menghidupi keindonesiaan kita dengan seperangkat nilai yang memungkinkan kita hidup bersama secara adil, demokratis, bersatu, berkemanusiaan, dan beriman itu ternyata bukanlah sebuah prinsip yang selalu ada, statis, dan kokoh tak berubah. Pancasila sebagai nilai adalah realitas dinamis yang harus dihidupi terus-menerus. Ia adalah jiwa bangsa yang sekali tempo bisa berkobar dan di saat yang lain meredup kehilangan asa. Hidup mati Pancasila, adalah  hidup dan mati Indonesia juga. karena semangat keadilan, demokrasi, kesatuan, kemanusiaan, dan ketuhanan yang membentuk keindonesiaan sangat tergantung pada hdiup dan mati Pancasila juga. Dari kesadaran inilah maka kita semua membutuhkan para Penggerak penjaga api. Perawat dan penyemai nilai-nilai Pancasila di tengah hidup bersama. Untuk itulah kami, Komisi...

Merawat Kebhinekaan

Sebagaimana kata-kata lain yang mampu menggerakkan jiwa kita, bagi saya, “kebhinnekaan” adalah kata kerja. Kita dengan mudah menemukan beraneka kata-kata semacam ini : merdeka, Indonesia, prestasi, cinta, keluarga, dan lain-lain. Kata-kata ini menggerakkan jiwa, dengannya sesosok pribadi terbangkitkan menjadi subyek yang berani menulis sejarah. Tentu saja, jangan tanyakan ini kepada guru bahasa Indonesia. Mereka akan memberi jawaban yang berbeda. Kata-kata itu pernah, sudah, sedang, dan akan terus menarik ribuan pribadi untuk turun ke jalan, berkorban, dan berjuang. mengapa ? Karena kata-kata itu dapat menyentuh jiwa mereka. Dan kebhinnekaan kita adalah kata yang menggelisahkan kita akhir-akhir ini, ia menyentuh kiya, tetapi secara pedih, karena sebagai mantra yang seharusnya meneguhkan hidup bersama, ia hampir-hampir tiada....

Depositum Fidei : membagi harta rohani, menyemai kekayaan iman pribadi

dari diskusi KMKI di Rumah Kuwera, Sabtu, 7 April 2019 Menjadi tugas setiap umat beriman untuk membagi harta rohani Gereja kepada semua umat beriman lainnya, agar setiap putra-putri Allah mengenali dan memiliki harta Gereja di dalam hatinya dan menghidupi dengan tindakannya. Supaya mereka bergembira “ Mas, ini bukunya, aku kembalikanya.” Kata Nadya, relawan di KKPKC KAS sembari menyerahkan buku YOUCAT kepada saya. “Bagaimana isinya ?” tanya saya, berusaha memperoleh umpan balik. “Bagus mas, banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang selama ini belum aku temukan jawabannya, dijawab di situ, bagus banget.” Jawabnya dengan sumringah. Buku yang aslinya berjudul Katholischer Jugendkatechismus  itu memang dibuat untuk membuat Nadia tersenyum : agar orang-orang muda mengenali harta warisan imannya, dan berbahagia karenanya....

Penguatan peran lingkungan sebagai pengawal Pemilu 2019

Focus Grup Discussion Pegiat Sosial Kemasyarakatan Kevikepan Surakarta dalam rangka menyambut Pemilu 2019 Bagaimana membangun keberdayaan umat di tingkat basis agar mampu turut mengawal demokrasi dan keindonesiaan di negeri ini, demikianlah kesimpulan yang bisa ditarik dari Focus Grup Discussion Pegiat Sosial Kemasyarakatan Kevikepan Surakarta dalam rangka menyambut Pemilu 2019. Pagi itu, Minggu, 7 April 2019, sembari menunggu dimulainya acara sesuai dengan jam yang ditentukan panitia lokal, Romo Endra Wijayanta, Pr tiba-tiba mengambil microphone dan mulai berkisah. Romo berbagi tentang penanganan berbagai kasus yang akhir-akhir ini muncul di Keuskupan Agung Semarang.  Gereja butuh bergerak menanggapi tantangan yang ada, dan kita semua sebagai umat harus membangun langkah bersama untuk itu. Acara ini dilaksanakan di Pastoran...