Ibadat Oikumene KKPKC-KAS, KOMAPA UAJY, dan FORMAPA UKDW

Berusaha merajut ikatan persaudaraan antara mahasiswa Papua di Daerah Istimewa Yogyakarta, KKPKC - KAS, KOMAPA UAJY, dan FORMAPA UKDW mengajak mahasiswa-mahasiswi Papua se-Yogyakarta untuk ikut dalam Ibadah Oikumene yang akan di laksanakan pada : Tanggal : Jumat, 22 November 2019Jam : 17.00 WIB - Selesai Tempat : Gedung Karya Sosial Widya Mandala Kotabaru Mahasiswa Dress Code : Batik Papua Kehadiran rekan-rekan sangat kami harapkan. Mari sodara dong semua datang dan gabung dalam Tong pu Ibadah ini . Kam pu kehadiran berarti di mata dan tong pu hati, intinya trada kam Tra asik...

PELATIHAN CYBER LINTAS IMAN 2019

Halo teman teman muda dari segala penjuru, Team Cyber Garuda akan mengadakan Pelatihan Cyber Lintas Iman 2019 dengan tema "Identitas dalam Dunia Digital." Jadi buat kalian kalian yang berminat mengikuti pelatihan tersebut bisa langsung klik pendaftaran pelatihan ini yaa. PELAKSANAAN Tanggal : Jumat-Minggu, 19-21 Juli 2019 Tempat : Wisma Duta Wacana , Jl. Kaliurang km 23, Pakem, Sleman, DIY SYARAT Usia 18-23 tahunBebas domisiliAktif di sosial mediaLintas agama PENDAFTARANIsi formulir pendaftaran di atas atau klik di sini.Batas Pendaftaran 17 Juni - 7 Juli 2019Kontribusi Rp. 100.000,00Info Pendaftaran : Severa AryasWhatsapp : 08985369550Id Line :...

Kursus Penggerak Lingkungan Hidup LAUDATO SI 2019

Komisi Keadilan, Perdamaian, dan Keutuhan Ciptaan Keuskupan Agung Semarang Pada tanggal 15 Juni 2019 yang lalu, Bapa Suci Paus Fransiskus menyatakan bahwa kita semua sudah ada dalam darurat iklim.[1] Kita sudah melewati titik balik untuk mencegah pemanasan global. Yang bisa kita lakukan adalah bersama sekuat-kuatnya agar kerusakan bumi bisa diperlambat. Bapa Suci juga berjanji pada komunitas internasional bahwa Gereja Katolik dengan 1,2 milyar pengikutnya akan berusaha sekuat mungkin menghambat perubahan iklim. Seruan ini makin menguatkan ensiklik beliau Laudato Si di tahun 2015. Menanggapi janji dan seruan Bapa Suci tersebut, kami Komisi Keadilan, Perdamaian, dan Keutuhan Ciptaan Keuskupan Agung Semarang mengundang Anda semua untuk terlibat menjadi pengawal dan pejuang lingkungan hidup melalui Kursus Penggerak Lingkungan Hidup Laudato...

Catatan Kasus Intoleransi di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta sepanjang 2019

Ragam intoleransi sepanjang 2019 Setelah digelisahkan oleh pemotongan salib Bapak Slamet pada bulan Desember 2019 yang sangat viral, serta kasus penyerangan kakak beradik di Sewon, Bantul menjelang Natal 2019, kasus intoleransi masih menjadi keprihatinan bersama di tahun 2019 ini. Berikut adalah catatan kasus-kasus terkait intoleransi yang terjadi di sepanjang 2019 : Perusakan makam Perusakan atau pelarangan salib menjadi  modus yang banyak terjadi di akhir 2018 dan awal 2019. tercatat ada 4 kasus mulai dari kasus pemotongan salib makam almarhum Albertus Slamet Sugihardi, warga RT 53 RW 13, Purbayan, Kotagede, pada 17 Desember 2018. Perusakan juga terjadi di TPU Giriloyo dan Gilingan di Magelang yang dilakukan antara tanggal 27 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019. Terakhir, Perusakan makam Bethesda terjadi tanggal 7 April 2019,...

Menjadi orang Katolik yang transformatif

Cyprianus Lilik K. P. Menjadi Orang Katolik yang Transformatif, itulah seruan yang diangkat Gereja Keuskupan Agung Semarang di tahun 2020 mendatang. Seruan ini menjadi tema program KAS, diangkat dari Rencana Induk Keuskupan Agung Semarang. Tahun 2020 secara khusus juga bersamaan dengan Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia, 80 tahun Gereja Keuskupan Agung Semarang (di ytahun 1940 vikariat apostolik Semarang didirikan), dan pada tingkat kontinen, tepat 50 tahun Konferensi Uskup-uskup Asia (Federation Asian Bishops Conference). Tema transformatif menjadi sangat penting. Pertama, mengingat tantangan keindonesiaan kontemporer berupa melemahnya semangat kebangsaan, toleransi, dan nilai-nilai pancasila jelas-jelas membutuhkan hadirnya pribadi dan komunitas Katolik yang mampu berkontribusi kongkrit dan sungguh memecahkan masalah. Kedua,...

Ibadah Oikumene Mahasiswa Papua

Pada Jumat, 22 November 2019, pukul: 17.00 WIB di GKS Widya Mandala Kotabaru diadakan ibadah oikumene mahasiswa Papua yang kuliah di Jogja. Kurang lebih diiukti 60 peserta dari berbagai kampus. Acara ini merupakan kerjasama KKPKC-KAS (Komisi Keadilan Perdamaian & Keutuhan Ciptaan Keuskupan Agung Semarang) dengan Komapa UAJY serta Formapa UKDW. Acara ini dalam bentuk gereja menyapa teman-teman dari Papua yang study di Jogja. Petrus Taka sebagai ketua panitia yang merupakan volunteer dari KKPKC menjelaskan mengenai proses sampai terbentuknya acara tersebut, dibantu Mas Paijo (Volunter KKPKC juga) dan support penuh Rm. FX. Endra Wijayanta, Pr yang merupakan Ketua KKPKC-KAS. Diawali dari rapat-rapat baik di DED Kuwera maupun di Wisma Margasiswa. Konsep dari acara ini adalah keakraban dimana diadakan masak bersama dari pagi hari yang berlangsung...

Membangun gerak paralegal umat : Pelatihan Paralegal KKPKC Kevikepan Surakarta

Perlahan, satu demi satu para peserta memasuki arena bergaya sesuai dengan peran dan mengambil posisi yang mereka mainkan : mereka yang berperan sebagai pelacur melangkah genit namun segera mengambil tempat jauh di belakang, seakan menyembunyikan diri dari publik; mereka yang berperan sebagai presiden melangkah gagah dan berdiri di depan; seorang petani pura-pura membawa cangkul, memasuki ruangan dari pinggiran untuk kemudian duduk lesehan di sudut panggung. Sore itu, tigapuluhan peserta bermain peran sesuai dengan profesi yang secara acak mereka dapatkan. Tentu saja, semua bergerak sesuai stereotype yang jauh tertanam di bawah sadar mereka. Tentu saja, sebagian dari mereka canggung dan kaku menjalankan perannya, namun perlahan begitu mereka berhasil menemukan dan ‘menghuni’ stereotype mereka atas profesi yang mereka dapatkan, mereka...

Live-In dan Rekoleksi KKP-PMP Regio Jawa, 21-25 Oktober 2019

https://www.youtube.com/watch?v=vumr_8Z5aro Temu KKP-PMP Regio Jawa di Stasi Gabus dan Desa Wukirsari, Pati, Jawa Tengah Sore itu, Kapel St. Maria Anunciata Gabus, sekitar12 km dari Pati nampak begitu ramai. Suara kentongan ditabuh bertalu-talu terdengar dari pelataran Gereja sederhana itu. Paduan suara umat nampak menyanyi dengan penuh semangat menyambut kami yang dibantu petugas polsek menyeberangi jalan Tlogo Ayu-Gabus. Sekitar 50 umat stasi secara khusus berkumpul dan menyambut  para Romo, Bruder, Suster, dan awam pegiat komisi keadilan perdamaian-pastoral migran dan perantau dari berbagai keuskupan dan kongregasi se-Regio Jawa. Kami, yang terbiasa berkumpul dengan santai dan sederhana ini, tiba-tiba merasa menjadi “raja”. Setelah perjalanan panjang dari berbagai kota di Jawa (karena hampir semua rombongan membawa mobil dari kota...

Gaungkan Surat Gembala, KKPKC KAS Adakan Diskusi Penanggulangan dan Pemanfaatan Sampah Plastik

Menurut riset data dari Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup, jumlah sampah di Indonesia pada tahun 2019 mencapai 68 juta ton dan diantaranya 9,52 juta ton sampah plastik. Menjadi bentuk keprihatinan bagi kita sendiri ketika plastik mempunyai banyak manfaat, tetapi sampah dari plastik itu sendiri sudah tidak dapat ditolerir lagi. Mgr. Robertus Rubiyatmoko selaku Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang dalam Surat Gembala Pra Paskah 2019 mengajak umat untuk melindungi tanah dari sampah plastik. Dalam Surat Gembala tersebut, Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang ini yang akrab dipanggil Mgr. Rubi menyatakan “Gerakan berbagi berkat senantiasa dapat kita lakukan tidak hanya kepada sesama manusia, namun juga kepada alam lingkungan. Hal ini dapat kita wujudkan, misalnya dengan ngopèni (merawat) dan melindungi...

Menjadi penggerak, mencari Pancasila

Dari pelatihan Penggerak Pancasila KKPKC KAS, 22-26 Juli 2019 “Kami belum pernah mendengar kIsah di balik lahirnya Pancasila yang sehidup itu. Kami hanya diajarkan oleh para guru sekolah kami bahwa ada beberapa versi Pancasila seperti Yamin, Sukarno, Supomo, dan lain-lain,” Kata salah satu peserta mengomentari paparan tentang Sejarah Pancasila yang disampaikan oleh Dr. Heri Santoso, tenaga ahli di Pusat Studi Pancasila.  Usia peserta yang semuanya milenial, nampaknya belum cukup menjarakkan mereka dari konseptualisasi Pancasila era Orde Baru. Orde Baru memang memiliki mesin ideologisasi yang sangat terstruktur, massif, dan sistematis jauh lebih kuat dari UKP PIP dan BPIP di saat ini. Tak heran warisan konsepsi sepihak mereka tentang Pancasila, masih sangat tertanam di negeri ini. Dan persis pendekatan...

Pelatihan Penggerak Pancasila

Pancasila yang kita hidupi dan menghidupi keindonesiaan kita dengan seperangkat nilai yang memungkinkan kita hidup bersama secara adil, demokratis, bersatu, berkemanusiaan, dan beriman itu ternyata bukanlah sebuah prinsip yang selalu ada, statis, dan kokoh tak berubah. Pancasila sebagai nilai adalah realitas dinamis yang harus dihidupi terus-menerus. Ia adalah jiwa bangsa yang sekali tempo bisa berkobar dan di saat yang lain meredup kehilangan asa. Hidup mati Pancasila, adalah  hidup dan mati Indonesia juga. karena semangat keadilan, demokrasi, kesatuan, kemanusiaan, dan ketuhanan yang membentuk keindonesiaan sangat tergantung pada hdiup dan mati Pancasila juga. Dari kesadaran inilah maka kita semua membutuhkan para Penggerak penjaga api. Perawat dan penyemai nilai-nilai Pancasila di tengah hidup bersama. Untuk itulah kami, Komisi...