Kisah dari Sendai dan Masyarakat Berdaya Tahan terhadap Covid-19

Kisah-kisah gempa Sendai Pada 11 Maret 2011 pukul 14.46 Waktu Standar Jepang (05.46 UTC), masyarakat dunia dibuat terpesona pada respon masyarakat Jepang di tengah bencana gempa bumi Sendai/Tohoku berskala 9,0-9,1 SR.[1] Lima puluh pekerja reaktor nuklir yang bocor di Fukushima[2] menolak meninggalkan reaktor. mereka berjuang untuk mengatasi kebocoran dan dalam arti yang sesungguhnya mempertaruhkan nyawanya. Seribuan relawan lain dari berbagai penjuru Jepang kemudian bergabung bersama-sama mereka mengatasi tragedi nuklir itu. Mereka kemudian dikenal sebagai Fukushima 50[3]  dan menjadi pahlawan global atas kesediaan mereka mempertaruhkan nyawa hingga kebocoran nuklir di Fukushima dapat diatasi dan tidak berubah menjadi bencana lingkungan yang lebih besar. Tetapi keajaiban masyarakat di tengah bencana Sendai yang sesungguhnya...