Belajar dari Aksi Katolik, bertumbuh menjadi rasul awam I : Pasca Revolusi Perancis hingga tegangan Sosialisme-Kapitalisme

(bagian pertama dari dua tulisan) Cyprianus Lilik K.P. Duc in altum, Azione Cattolica. Abbi il coraggio del futuro![1], demikian sambutan Bapa Paus Yohanes Paulus II yang disampaikan pada 11th National Assembly of Italian Catholic Action di tanggal 26 April 2002. “Bertolaklah ke tempat yang lebih dalam, Aksi Katolik (Italia), milikilah keberanian untuk masa depan ! Kalau Teologi Pembebasan disebut sebagai gerakan teologi dan pastoral terbesar dalam Gereja Universal sepanjang paruh kedua abad 20, Aksi Katolik bisa dianggap sebagai “paman” dari gerakan tersebut, dan telah lahir hampir satu abad sebelumnya. Benar, Aksi Katolik adalah pendahulu Teologi Pembebasan yang lahir dari ‘dunia lama’ Gereja Universal, sementara Teologi Pembebasan adalah gerakan teologi dan pastoral yang tercipta dalam pusaran krisis ekonomi, sosial, politik...

Menjadi penggerak, mencari Pancasila

Dari pelatihan Penggerak Pancasila KKPKC KAS, 22-26 Juli 2019 “Kami belum pernah mendengar kIsah di balik lahirnya Pancasila yang sehidup itu. Kami hanya diajarkan oleh para guru sekolah kami bahwa ada beberapa versi Pancasila seperti Yamin, Sukarno, Supomo, dan lain-lain,” Kata salah satu peserta mengomentari paparan tentang Sejarah Pancasila yang disampaikan oleh Dr. Heri Santoso, tenaga ahli di Pusat Studi Pancasila.  Usia peserta yang semuanya milenial, nampaknya belum cukup menjarakkan mereka dari konseptualisasi Pancasila era Orde Baru. Orde Baru memang memiliki mesin ideologisasi yang sangat terstruktur, massif, dan sistematis jauh lebih kuat dari UKP PIP dan BPIP di saat ini. Tak heran warisan konsepsi sepihak mereka tentang Pancasila, masih sangat tertanam di negeri ini. Dan persis pendekatan...