Perjalanan untuk Merawat Rumah Kita Bersama : Dokumen Vatikan tentang Ekologi Integral

Kamis, 18 Juni 2020, di hadapan jurnalis yang terbatas dan mengikuti standar penjarakan fisik, panel yang terdiri dari para pemimpin lembaga di vatikan dan organisasi Katolik dunia meluncurkan dokumen berjudul “Journeying for the care of the common home”.  Dokumen setebal 225 ini dipersiapkan oleh Holy See Interdicastery Table on integral Ecology sejak 2015 dengan berusaha mengevaluasi kembali berbagai macam gerakan dan langkah yang muncul untuk memperjuangkan ekologi integral. Dokumen ini diharapkan bisa menjadi panduan yang membantu umat Katolik dan masyarakat luas untuk membangun hubungan sejati dengan segenap ciptaan. Sekretaris Hubungan Negara-negara, Uskup Agung Paul Gallagher, menyatakan bahwa dokumen tersebut memuat kontribusi dari berbagai konferensi uskup tingkat benua, organisasi internasional, Gerakan Katolik, para superior...

WEBINAR LAUDATO SI KKPKC-KAS

Komisi Keadilan Perdamaian, dan Keutuhan Ciptaan KAS bekerjasama dengan Sisters of The Earth Community (Green Mountain Monastery), Kota Tanpa Sampah, dan Yayasan Benih Cetta Nusantara mengundang rekan-rekan semua untuk hadir pada webinar LAUDATO SI :: RECONNECTING : Manusia dan Bumi dalam kehidupan sehari-hariSabtu, 30 Mei 202, jam 19.00-21.00 WIB/20.00-22.00 WITA/21.00-23.00 WITmenggunakan aplikasi Zoom Narasumber : Spiritualitas Laudato SiSr. Amelia Hendani, SGMGreen Mountain Monastery, Grensboro, Vermont, USA Hidup minim sampah, untuk merawat bumiWilma ChrisantyKota Tanpa Sampah/Lab Tanya, Tangerang Konservasi alam melalui gerakan pangan lokalSerafina AdhitaYayasan Benih Cetta Nusantara, Yogyakarta Link pendaftaran : https://bit.ly/WebinarLaudatoSiatau WA 082135632002 (Cyprianus Lilik K....

Ekologi Integral dan Tujuh Tujuan Laudato Si

Pembangunan (pengembangan-terj Rm. Martin Harun, OFM)) dapat disebut otentik kalau ada jaminan untuk mewujudkan perbaikan secara keseluruhan dalam kualitas hidup manusia, LS 147 Sebagaimana cinta menjadi ikatan, hakikat sekaligus obat sosial yang kuat dalam relasi antarmanusia, demikian pula cinta menjadi pepulih dalam persaudaraan manusia atas alam. Melengkapi Laudato Si, Dicastery for Promoting Integral Human Development juga mencanangkan Laudato Si Goals, yakni serangkaian tujuan strategis yang ingin diwujudkan sebagai hasil kongkrit ensiklik tersebut. Tujuan tersebut dikembangkan dari konsep ekologi integral yang menjadi inti tanggapan Paus Fransiskus atas krisis lingkungan yang dihadapi. Kita akan menyelami gagasan dasar ekologi integral ini sebelum kemudian mendiskusikan tujuan-tujuan dasar Laudato Si. Ekologi Integral Dari 6...

Tahun Peringatan Khusus Laudato Si 2020-2021 Dan Platform Aksi Multiyear Laudato Si

Lima tahun yang lalu, Paus Fransiskus mengeluarkan ensiklik beliau yang kedua, yang mengingatkan dan menyerukan kepada kita semua panggilan untuk kembali merawat dan memulihkan bumi sebagai rumah kita bersama. Laudato Si adalah ensiklik besar yang menempatkan lingkungan hidup sebagai tantangan utamanya. Laudato Si adalah jawaban yang akan mewujud bila seluruh Gereja dan semua orang yang berkehendak baik bersedia terlibat dalam gerakan bersama memperjuangkan semangat ensiklik ini. Usia lima tahun Ensiklik Laudato Si bisa bermakna ganda, ia terlalu singkat untuk usia sebuah kebijakan mengakar dan membumi  di tengah tengah 1,3 milyar umat Katolik apalagi 7,6 milyar di dunia, sementara di sisi lain waktu lima tahun terlalu panjang untuk kerusakan alam yang berlangsung dengan cepatnya. Menyadari perlunya pembumian dan percepatan penerapan...

Beyond Laudato Si : Sketsa Historis Gerakan Lingkungan 1970-2020

Humanity was moving further into unsustainable territory. (Donella Meadows, et al.)[1] Sejak tahun 1970-an, kemampuan bumi untuk menopang kehidupan yang lestari sudah terlewati. Artinya, manusia menggunakan lebih dari kemampuan bumi untuk meregenerasi dirinya sendiri setiap tahunnya. Di Indonesia, batas ini juga sudah terlampaui pada 2003. Artinya, manusia saat ini selalu berutang kepada bumi untuk menopang pertumbuhan ekonomi, kebudayaan, dan cara hidupnya sehari-hari. Kemampuan alam dalam menopang kerakusan dan ambisi manusia sangatlah terbatas. Dan karena bahasa bumi tak lagi kita mengerti, maka manusia hanya bisa meraba-raba dari dampaknya. Penderitaan alam akhirnya menjadi penderitaan manusia juga. Dari sudut pandang pemerintah dan gerakan masyarakat sipil global, desakan untuk mengoreksi arah ekonomi dunia terdengar sangat...

Gaungkan Surat Gembala, KKPKC KAS Adakan Diskusi Penanggulangan dan Pemanfaatan Sampah Plastik

Menurut riset data dari Dirjen Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup, jumlah sampah di Indonesia pada tahun 2019 mencapai 68 juta ton dan diantaranya 9,52 juta ton sampah plastik. Menjadi bentuk keprihatinan bagi kita sendiri ketika plastik mempunyai banyak manfaat, tetapi sampah dari plastik itu sendiri sudah tidak dapat ditolerir lagi. Mgr. Robertus Rubiyatmoko selaku Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang dalam Surat Gembala Pra Paskah 2019 mengajak umat untuk melindungi tanah dari sampah plastik. Dalam Surat Gembala tersebut, Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang ini yang akrab dipanggil Mgr. Rubi menyatakan “Gerakan berbagi berkat senantiasa dapat kita lakukan tidak hanya kepada sesama manusia, namun juga kepada alam lingkungan. Hal ini dapat kita wujudkan, misalnya dengan ngopèni (merawat) dan melindungi...

Kursus Penggerak Lingkungan Hidup LAUDATO SI 2019

Komisi Keadilan, Perdamaian, dan Keutuhan Ciptaan Keuskupan Agung Semarang Pada tanggal 15 Juni 2019 yang lalu, Bapa Suci Paus Fransiskus menyatakan bahwa kita semua sudah ada dalam darurat iklim.[1] Kita sudah melewati titik balik untuk mencegah pemanasan global. Yang bisa kita lakukan adalah bersama sekuat-kuatnya agar kerusakan bumi bisa diperlambat. Bapa Suci juga berjanji pada komunitas internasional bahwa Gereja Katolik dengan 1,2 milyar pengikutnya akan berusaha sekuat mungkin menghambat perubahan iklim. Seruan ini makin menguatkan ensiklik beliau Laudato Si di tahun 2015. Menanggapi janji dan seruan Bapa Suci tersebut, kami Komisi Keadilan, Perdamaian, dan Keutuhan Ciptaan Keuskupan Agung Semarang mengundang Anda semua untuk terlibat menjadi pengawal dan pejuang lingkungan hidup melalui Kursus Penggerak Lingkungan Hidup Laudato...